Hardi Wyn

What You See Is What You Get #sharing itu Indah

HARDDISK

Tinggalkan komentar

SEJARAH HARDDISK

Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sektor. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan.Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.

Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar.Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya.Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh.Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi.Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.

Hard Disk Drive atau yang sering kita sebut sebagai ‘ hard disk  ‘ merupakan salah satu komponen terpenting dalam komputer. HDD mempunyai nama lain yang secara umum disebut recording media yang berfungsi untuk menyimpan data. Banyak dari kita yang menggunakan harddisk, tetapi mungkin sedikit sekali orang yang mengetahui asal usul dari harddisk.Hard Disk Drive pertama kali dibuat dan diproduksi oleh perusahaan IBM pada tahun 1956 yang kemudian disebut sebagai HDD Generasi pertama.HDD pertama ini ditemukan dan diciptakan oleh Reynold Johnson.HDD ini berlabel RAMAC 305 yang mempunyai kapasitas 5 Mega Bits atau 5.000.000 bits dan berukuran 24 inch dan Menggunakkan single head dalam pengaksessaanya. Pada tahun 1961 IBM menciptakan HDD dengan menggunakkan head yang terpisah dalam setiap komponen datanya.Yang disebut juga Disk Storage Unit Control System Meganical International System. Dan HDD pertama yang dapat removable ( dapat dicopot atau dipasang lagi ) adalah IBM 1311, yang menggunakan IBM 1316 untuk menyimpan 2 juta karakter. Di tahun 1973, IBM mengenalkan IBM 3340, yang merupakkan HDD pertama yang menggunakan sistem disk “ Whincester “, yang pertama menggunakan sealed head/disk assembly ( HDA ). Teknologi ini didesign oleh Kenneth Haughton. Sebelum tahun 1980-an, kebanyakkan HDD berurukuran 8 INCH atau 14 INCH, sehingga membutuhkan banyak tempat untuk menyimpan HDD tersebut. Sampai pada tahun 1980, ketika Seagate teknologi mengenalakan ST-506 yang merupakan HDD pertama yang berukuran 5,25 inch dengan kapasitas 5 megabites.

 

PERKEMBANGAN HARDDISK

1. Punched Card (Kartu Berlubang)

            Data storage tertua yang diketahui adalah punch card, diciptakan pada tahun 1725 oleh Basile Bouchon pada saat itu penggunaannya adalah untuk menyimpan data pola tenun kain dengan cara melubangi gulungan kertas. Tetapi karya pertama yang dipatenkan adalah punch card karya HermanHollerith pada september 1884 yang dipakai hampir selama 100 tahun sampai pertengahan 1970an. Inilah contoh punched card IBM 1130 yang berfungsi untuk word processing yang menggunakan kode binary dengan kapasitas data 80 karakter saja.

 

Gambar. Mesin Plong


Gambar. Kartu Plong

 

2. Paper Tape

Seorang tokoh bernama Alexander Bain merupakan orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk faksimili dan mesin telegram (tahun 1846). Paper tape (pita kertas) merupakan lembaran kertas menerusyang mempunyai ukuran lebar 21/2 cm da nada pula yang mempunyai ukuran lebar 7/8 inchi atau 11/6 cm. karakter direkam di pita kertas dengan cara melubanginya. Posisi pelubangan di pita kertas menggunakan kombinasi dari 5 baris lubang atau 8 baris lubang. Posisi lubang ini disebut dengan channel. Pita kertas tidak popular sebagai media simpanan luar dan semakin jarang digunakan.

Data direkam pada pita kertas dengan menggunakan alat pengeplongan pita kertas (paper tape punch). Alat ini biasanya dihubungkan dengan computer atau mesin khusus lainnya, seperti misalnya mesin akuntansi.

Data yang direkam di pita kertas dapat dibacakan kembali ke computer melalui pembaca pita kertas (paper tape reader).

Gambar. Paper Tape dan perawatan Paper Tape

3.Selectron Tube

Pada tahun 1946 RCA mulai membuat Selectron Tube yang merupakan bentukmemori pertama berbasis komputer dengan ukuran panjang sekitar 30 cmdengan kapasitas 4 Kb, memori ini tidak berumur panjang dipasaran karena harganya yang terlalu mahal sehingga masyarakat tidak mampu untuk membelinya.

Gambar 2.2.3.1 Selectron Tube

4. Magnetic Tape

Pita magnetic (magnetic tape) atau key to tape adalah alat yang memungkinkan operator merekam datanya ke media simpanan luar pita magnetic terlebih dahulu sebelum diproses oleh CPU. Pada tahun 1950-an magetik tape telah digunakan pertama kali oleh IBM di computer UNIVAC untuk menyimpan data.

Saat ini rol magnetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat popular waktu itu sebagai cara menyimpan data kompter hingga pertengahan tahun 1980-an. Pita magnetic dibuat dari pita plastic tipis yang dilapisi dengan lapisan magnetic yang berbentuk read-to-real tape banyak digunakan untuk computer-komputer besar, sedangkan yang berbentuk cartridge tape banyak digunakan untuk computer mini dan yang berbentuk cassete banyak digunakan untuk computer mikro.

5. Magnetic Drum

Magnetic Drum yang berukuran sekitar 40 cm mampu berputar 12,500 kali/menit merupakan data storage komputer IBM 650 yang mampu menyimpan data sebanyak 10,000 karakter (tahun 1953an).

Gambar. Magnetic Drum

6. Flopy Disk

Pada tahun 1969 disket pertama kali diperkenalkan dengan ukuran 20 cmmampu menampung data 80 Kb tetapi hanya untuk sekali pakai, 4 tahunkemudian dengan ukuran yang sama, ditingkatkan lagi kemampuannyamenjadi 256 Kb dan bisa dipakai berulang-ulang. Tahun demi tahun ukurandisket semakin kecil dan kemampuan menyimpan datanya semakin besar pula.

Gambar. Flopy Disk

7. Harddisk

Hard disk merupakan tempat penyimpanan data yang mengalami perkembangan sangat pesat sebagai media penyimpanan, mulai dari menggunakan kertas, pita,dan sekarang piringan keras harddisk menggunakan piringan keras yang sudah sangat perkembang baik dilihat dari segi kapasitas penyimpanan data, kecepatan dalam baca dan tulis. Bagian-bagian harddisk adalah :

Gambar. Harddisk dan bagian-bagiannya

Ket :

  1. IDE Interface Conector merupakan konektor yang akan menghubungkan antara harddisk dan motherboard kabel yang digunakan adalah kabel IDE 40 pin
  2. Jumper Pin berfungsi untuk menentukan harddisk sebagai master atau slave
  3. Power Conector berfungsi sebagai penghubung antara harddisk dan power supply sehingga harddisk dapat bekerja karena mendapatkan daya
  4. Cover Body berfungsi sebagai pelindung komponen-komponen harddisk yang ada
  5. Ribbon cable berfungsi sebagai penghubung accuator dan komputer sehingga accuator mengtehui pekerjaan apa yang dilakukan
  6. Accuator merupakan pengatur pergerakan head sepanjang perjalanan radial dari tepi ke spindle
  7. Accuator Axis merupakan poros untuk mengatur pergerakan dari pada head arm
  8. Head Arm berfungsi menggerakan head saat head melakukan penulisan dan pembacaan data pada platter
  9. Platter berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data yang terdapat pada harddisk
  10. Spindle digunakan untuk memutar platter pada kecepatan yang tinggi
  11. Head merupakan alat penghubung untaian drive elektronik dan media magnetis pada platter, sehinggadapat dilakukan proses penulisan dan pembacaan data pada platter.

 

JENIS – JENIS HARDDISK

Hard disk atau bisa disebut juga hard drive adalah media yang digunakan untuk menyimpan file sistem dan data dalam komputer. Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data, sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut.

Jenis hard disk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kece­patan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data.

Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), RAID, jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik.

Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA.

Berikut ini adalah beberapa jenis hard disk :

1. Harddisk ATA

ATA (Advanced Technology Attachment)adalah standar versi terbaru suatu antar muka disk yang sesuaiuntuk koneksi ke bus, Banyak produsen disk memiliki rentang diskdengan antar muka ATA, disk semacam itu dapatdihubungkan langsung ke bus PCI, yang digunakan pada banyakPC (personal computer). Keuntungan drive ATA yangsignifikan adalah harganya yang cukup murah, karenapenggunaannya di pasaran PC. Salah satu kekurangan utamanyaadalah diperlukan kontroler terpisah untuk tiap drive jika dua drivedigunakan bersamaan untuk meningkatkan performa. Salah satuprodusen chip yang terkenal sudah menyertakan kontroler yangmemungkinkan disk  ATA dihubungkan langsung kemotherboard.

Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru. Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm).Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja.PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer. Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment.Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus.Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.

Gambar 2.3.1.1 Hardisk ATA tampak dari belakang

2. Harddisk SATA

SATA adalah pengembangan dari ATA.SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.

hard disk dengan tipe SATA (Serial Advanced Technology Attachment), dengan versi Serialnya menggunakan kabel tipis yang memiliki total kabel kecil sekitar dua pertiga dari total kabel harddisk dengan tipe ATA disk yang berjumlah 39 pins dan SATA mempunyai kecepatan pengiriman data sangat tinggi serta mengurani latensi. Sehingga bus serial ini mampu melebihi kecepatan bus paralel. Dalam mentransfer data secara berurutan atau serial lewat kabelnya dan juga secara teknik SATA menyusun sendiri disk yang tersambung ke dalam motherboard tanpa adanya sistem master ataupun slave, sehingga kabel SATA hanya dapat digunakan pada satu hard disk. Tipe hard disk yang telah dibahas ini, semuanya masuk dalam kategori internal hard disk, maksudnya yang diinstall di dalam CPU.Selain internal hard disk ada juga eksternal harddisk (hard disk yang berada diluar CPU), jadi bisa dipindah-pindahkan. Eksternal hard disk mempunyai kecepatan rotasi 7200 rpm, pemasangannya sangat mudah, tidak perlu membongkar PC dan hanya dengan menghubungkan port USB ke PC, dan dapat mentransfer data 480 Mbps.

Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling­kungan multitask.

Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng­gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA.Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya.Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA.Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.

Gambar. Hardisk SATA tampak dari belakang

Beberapa fitur SATA adalah:

  1. SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
  1. SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
  2. Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.

Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.

3. Harddisk SCSI

SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya.

Gambar 2.3.3.1 Hardisk SCSI tampak dari belakang

Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya).Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa dite­rapkan di semua tipe hardware. Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm.Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm. Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit).Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak.Demikian pula sebaliknya. Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi.

4. Harddisk RAID

RAID singkatan dari Redundant Array of Independent Disks merujuk kepada sebuah teknologi di dalam penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (utamanya adalah hard disk) dengan menggunakan cara redundansi (penumpukan) data, baik itu dengan menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah. Kata “RAID” juga memiliki beberapasingkatan Redundant Array of Inexpensive Disks, Redundant Array ofIndependent Drivesdan juga Redundant Array of Inexpensive Drives. Teknologi ini membagi atau mereplikasi data ke dalam beberapa hard disk terpisah. RAID didesain untuk meningkatkan keandalan data dan/atau meningkatkan kinerja I/O dari hard disk.

Sejak pertama kali diperkenalkan, RAID dibagi ke dalam beberapa skema, yang disebut dengan “RAID Level“. Pada awalnya, ada lima buah RAID level yang pertama kali dikonsepkan, tetapi seiring dengan waktu, level-level tersebut berevolusi, yakni dengan menggabungkan beberapa level yang berbeda dan juga mengimplementasikan beberapa level proprietary yang tidak menjadi standar RAID.

RAID menggabungkan beberapa hard disk fisik ke dalam sebuah unit logis penyimpanan, dengan menggunakan perangkat lunak atau perangkat keras khusus. Solusi perangkat keras umumnya didesain untuk mendukung penggunaan beberapa hard disk secara sekaligus, dan sistem operasi tidak perlu mengetahui bagaimana cara kerja skema RAID tersebut. Sementara itu, solusi perangkat lunak umumnya diimplementasikan di dalam level sistem operasi, dan tentu saja menjadikan beberapa hard disk menjadi sebuah kesatuan logis yang digunakan untuk melakukan penyimpanan.

 

CARA KERJA HARDDISK

Cara kerja harddisk hard disk bekerja hampir mirip dengan mEnggunakan keping cd, dalam proses penulisan hard disk data akan dikirim melalui memori dan meneruskannya ke dalam harddisk, data tersebut akan dirubah menjadi kode biner yang memalalui kabel reboot sehingga arm head akan bergerak sesuai perintah yang diberikan oleh accuator kode biner tersebut akan diubah kembali mejadi signal-signal magnetic sehingga data tersebut akan tertulis pada plater, kemudian pada saat

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data  pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Data yang telah disimpan dan akan dihapus cara kerja yang dilakukan oleh harddisk adalah dengan mengambil partikel-partikel yang ada pada hard disk yang dilakukan oleh head kemudian data tersebut akan di balik prosesnya dari proses pembacaan harddisk sehingga data tersbut terhapus dari platersw

 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN HARDDISK

Berikut ini adalah sedikit mengenai kelebihan dan kekurangan beberapa media penyimpanan dalam komputer dalam hal ini harddisk, secara umum kelebihan dan kekurangan harddisk adalah sebagai berikut :

Kelebihan :

  • Kapasitas besar
  • Pembacaan data lebih cepat.
  • Relative tahan lama
  • Storage yang cukup aman

Kekurangan :

  • Harga relative mahal
  • Rawan terjadi bad sector
  • Bentuk fisik yang relative besar dan berat
  • Motor listrik yang memiliki batas usia tertentu, rata-rata 700.000 jam penggunaan.
  • Mudah rusak jika terkena benturan fisik.

Kelebihan dan kekurangan dari Harddisk ATA, sebagai berikut :

Kelebihan :

  • Memiliki standar yang digunakan untuk menghubungkan hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM pada computer.
  • Pemasangan harddisk dengan system ini dilakukan dengan satu atau dua IDE Device.
  • Dapat dipasang dengan satu kabel dan terkoneksi dengan satu port IDE secara parallel.

Kekurangan :

  • ATA tidak memiliki kemampuan Hot Swapable.
  • Kabel data yang dibutuhkan mencapai 40 kabel yang membuatnya dinilai tidak praktis.
  • Memiliki panjang kabel interface maksimal 18 inci (46 cm).
  • Kabelnya sendiri menggunakan ribbon-cable yang lebar.
  • PATA hanya sebagai interface internal storage.
  • Kecepatan transfer data dimulai dari 33Mbps,66Mbps,100Mbps, sampai 133 Mbps(ATA 33/66/100/150)

Kelebihan dan kekurangan dari Harddisk SATA  :

Kelebihan :

  • Satu harddisk dipasang pada satu port SATA.
  • Pemasangan kabel lebih rapi dan lebih kecil dibanding kabel IDE.
  • Kabel SATA menggunakan kabel yang lebih kecil dari PATA (15-pin).
  • SATA juga dilengkapi dengan teknologi NCQ (Native Command Queuing) adaptasi dari TCQ (Tag Command Queuing) yang digunakan pada harddisk SCSI.
  • Kinerja SATA lebih efisien akibatnya kinerja mekanis juga lebih efisien dan menjaga umur harddisk menjadi lebih lama (awet) dan akses data jauh lebih cepat dibanding dengan PATA.
  • Dengan teknologi NCQ, SATA dimungkinkan menjadi interface eksternal (eSATA) dan tanpa meninggalkan fasilitas hot plug untuk menjadikan harddisk sebagai removeable storage.
  • SATA memiliki kecepatan lanjutannya, yaitu 150 Mbps (SATA I), 300 Mbps (Sata II), dan 600 Mbps (SATA- 600/SATA III).
  • Memiliki kemampuan untuk melakukan bekerja di ling­kungan multitask.

Kekurangan :

  • Kekurangannya hardisk sata sensitif terhadap power, dalam artian power harus benar-benar bisa mencukupi kebutuhan hardisk SATA, jika tidak akan mempengaruhi umur hardisk.

Kelebihan harddisk SCSI :

Kelebihan

  • Harddisk SCSI mampu berputar antara 10000-12000 rpm.

 

CARA MERAWAT HARDDISK

Harddisk adalah komoditas berharga yang berisi data yang kita gunakan untuk melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, kita harus memberikan perawatan terbaik. Umur harddisk rata-rata sekitar 3-5 tahun, lebih dari itu biasanya harddisk sudah mulai bermasalah, mungkin karena bad sector, kinerja yang semakin menurun, akhirnya hardisk akan mati. Namun, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah kematian dini harddisk. Berikut ini beberapa cara untuk merawat harddisk.

1. Jalankan CHKDSK

Masalah pada harddisk bisa berupa masalah fisik, masalah software, masalah tabel partisi dan banyak lagi. Masalah seperti bad sector, cluster yang hilang, file yang tersebar, dan/atau error direktori akan dicoba ditangani oleh program chkdsk.

Error dapat menyebabkan harddisk tidak bisa booting dan akhirnya downtime. Cara terbaik menggunakan chkdk adalah menjalankannya pada saat boot berikutnya dengan perintahchkdsk X: if. (X adalah harddisk yang akan diperiksa). Perintah itu akan memberi tahu kita bahwa harddisk dikunci dan akan menanyakan apakah kita ingin menjalankan chkdsk pada saat sistem restart.

2. Gunakan Utiliti Monitoring

Banyak aplikasi yang bisa dipakai untuk monitoring kesehatan harddisk kita. Salah satunya adalah Acronis Drive Monitor yang akan memantau semuanya, mulai suhu harddisk sampai persentase ruang kosong. Tool itu dapat diatur untuk mengirimkan e-mail pemberitahuan jika ada sesuatu yang salah pada harddisk yang sedang dipantau.

3. Partisi Instalasi Sistem Operasi dan Data secara terpisah

Dengan memisahkan data ke harddisk yang berbeda, pembacaan/penulisan di harddisk tempat instalasi sistem operasi (OS) akan lebih sedikit karena banyak operasi I/O terjadi pada harddisk data. Dengan melakukan hal itu, kita memperpanjang umur harddisk tempat OS diinstal serta mempermudah pemindahan data jika harddisk OS itu gagal. Untuk mempartisi harddisk kita dapat menggunakan software seperti Partition Magic, Eaasus Partition Manager.

4. Sirkulasi Udara yang Cukup

Walaupun masalah sirkulasi udara yang cukup sebenarnya tidak perlu disebutkan lagi, masih banyak orang yang mengabaikannya. Mungkin Anda sering melihat PC yang diletakkan di lemari kecil tanpa sirkulasi. Jelas PC itu akan selalu dalam keadaan panas sehingga memperpendek umur komponen di dalamnya. Bukan tanpa alasan para pengembang banyak mengalokasikan waktu dan uang untuk pendinginan PC sehingga kita memiliki hal-hal seperti cairan pendingin dan sistem pendinginan yang canggih untuk data center.

5. Waspada Arus Statis

Masalah lain yang juga sebenarnya tidak perlu disebutkan lagi adalah arus statis yang merupakan musuh komponen komputer. Sebelum memegang komponen, pastikan Anda menetralisir diri Anda, terutama pada musim dingin atau di daerah udara kering. Jika Anda seperti mendapat kejutan setiap kali menyentuh harddisk, itu pertanda bahwa Anda harus ekstra hati-hati saat menangani harddisk tersebut.

6. Defragmentasi Harddisk

Drive yang terfragmentasi didorong untuk bekerja lebih keras daripada seharusnya. Padahal, semua harddisk harus digunakan pada kondisi yang paling efisien untuk menghindari pemakaian atau aus yang berlebihan, termasuk fragmentasi. Untuk amannya, atur PC Anda untuk melakukan defragmentasi setiap minggu. Fungsinya untuk memperpanjang umur harddisk dengan menjaga struktur file agar lebih efisien shingga head baca tidak terlalu banyak atau sering bergerak. Untuk mendefrag harddisk, kita dapat menggunakan software Disk Defragmenter bawaan Windows.

7. Gunakan Solid State Drive

Solid state drive pada dasarnya hanyalah drive flash berukuran besar sehingga mereka tidak memiliki bagian yang bergerak. Tanpa adanya bagian yang bergerak, umur drive (secara keseluruhan) sudah tentu akan lebih lama dibanding drive yang mempunyai head, plat dan bantalan. Meskipun terasa lebih awal pada awalnya, secara jangka panjang Anda akan lebih hemat karena solid state drive menawarkan pemakaian yang lebih lama.

8. Lakukan Penghematan Daya

Hampir pada setiap OS kita dapat mengkonfigurasi harddisk untuk diam setelah selang waktu tertentu. Pada beberapa OS, harddisk akan berputar 24/7 yang secara drastis akan memperpendek umur harddisk. Secara default, Windows 7 menggunakan Power Plan Balanced yang akan mematikan harddisk setelah 10-20 menit tanpa aktivitas. Jika mengubahnya ke selang waktu yang lebih singkat, Anda bisa menambah umur harddisk.  Namun, jangan sampai harddisk terlalu sering “tidur”. Usahakan selang waktunya tidak kurang dari 15 menit karena ketika tidur, harddisk tidak berputar. Bila hardist tidak berputar, tidak ada energi yang tersedia.

9. Kencangkan Sekrup

Sekrup pada harddisk yang membuatnya menempel pada casing apabila longgar dapat menyebabkan getaran yang berlebihan. Getaran tersebut dapat merusak plat harddisk. Jika Anda mendengar getaran dari dalam PC, buka dan pastikan sekrup harddisk dalam keadaan kencang. Jika tidak, kencangkan. Menjaga hardware tetap rapi dan kencang akan membantu memperpanjang umur hardware.

10. Backup

Semua barang ada masa pakainya. Pada akhirnya, harddisk akan mati. Tidak peduli bagaimana hati-hatinya Anda, tidak peduli berapa banyak langkah yang Anda ambil untuk mencegah kegagalan, harddisk pada akhirnya akan mati. Jika Anda memiliki backup, setidaknya perpindahan dari satu harddisk ke yang lain tidak akan menyulitkan. Dengan menggunakan utiliti backup, Anda dapat mentransfer image dari salahsatu harddisk ke harddisk yang lain tanpa kesulitan yang berarti.

Penulis: Hardi Kristawan

Add / Follow me at Social Media : Facebook : Hardi Kristawan Twitter : @belumbernama E-mail : wayanhardi@gmail.com G+ : Hardi Kristawan Kontak Person : I Wayan Hardi Kristawan Br. Bengkel Kawan, Kediri, Tabanan, Bali 083117968626 PT. Iforte Solusi Infotek STIKI Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s